|
Jumat, 12 Juni 2009 |
|

Peusangan | Harian Aceh - Yayasan Guahira Community menggelar pelatihan mengenal potensi diri. Diharapkan, lewat pelatihan itu generasi muda ke depan dapat melakukan perubahan dan mampu bersaing dalam kehidupan lebih maju. Pelatihan yang berlangsung di Aula PGSD kampus Universitas Almuslim Peusangan, Bireuen, Mingu (7/6), itu diikuti 83 peserta dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Zulfahmi, pendiri Guahira, mengatakan acara tersebut bertujuan untuk mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki generasi muda. “Sebenarnya dalam setiap orang punya potensi masing-masing, cuma kadang orang tersebut tidak sadar dan tidak bisa memanfaatkan kemampuannya,” jelasnya. Zulfahmi menyebutkan, sebenarnya semua orang mampu melakukan perubahan, baik bagi dirinya sendiri maupun untuk masyarakat. “Tetapi banyak orang juga terkendala bagai mana cara memulai melakukan itu,” katanya.(rta) Source : Koran Harian Ace, Senin 8 Juni 2009 |
|
|
Selasa, 24 Pebruari 2009 |
|
Dibawah Satgas Guahira Training Senter (GTC), YPSDM Guahira Community mengadakan training life skil di bidang TI se-Peusangan Raya yang dibagi dalam dua kategori, hardware dan software. Kategori hardware untuk kalangan pemuda gampong. Sedangkan kategori software khusus untuk remaja putri. Training TI ini diberikan secara gratis tanpa ada pemungutan biaya sedikitpun, tapi harus mendaftar dulu, karena tempatnya terbatas.
Untuk pelatihan merakit komputer diselenggarakan di Balai Desa Kecamatan Peusangam pada 23-24 Februari 2009 yang diikuti 103 peserta pemuda dari berbagi Desa di Peusangan Raya (sebutan untuk gabungan kecamatan Peusangan, Jangka, Peusangan Siblah Krueng dan Peusangan Selatan). |
|
|
Kamis, 19 Pebruari 2009 |
|
Toko Muhammadyah pusat, Prof Dr Syamsul Anwar mengatakan sumber daya alam atau SDA Indonesia lebih banyak dikuasai pihak asing karena kualitas sumber daya manusia (SDM) di republik ini masih rendah. Akibatnya rakyat Indonesia jauh lebih miskin dibandingkan negara-negara lain yang tergabung dalam ASEAN. “Kenyataan ini amat memprihatinkan. Apa kurangnya SDA yang kita miliki, bahkan terlengkap di dunia. Tapi SDM kita masih sangat rendah, tidak mampu mengelola SDA yang cukup kaya ini, sehingga lebih banyak dikuasai oleh pihak asing,” kata Syamsul Anwar yang juga ekonom, dalam tausyiah milad ke-99 Muhammadyah di Dayah Ihya Hussunnah di Kampung Jawa Baru, Lhokseumawe, Rabu (18/2). |
|
|
Selasa, 13 Januari 2009 |
|
GH | Pozan ---Ada satu cerita yang ingin saya sampaikan. Sebuah cerita sukses saya pada akhir 2008 lalu. Dan awal 2009 ini cerita itu hampir jadi kenyataan, saya pun ingin beberkan pada anda semua. Cerita itu adalah tercapainya impian saya untuk cepat merid pada usia yang masih muda. Sepertinya bukan rahasia yang penting sekali untuk diceritakan. Tapi bolehlah dikatakan sebuah tips bagi kawula muda yang ingin cepat menikah bagi yang telah pacaran. |
|
|
Jumat, 26 Desember 2008 |
|
Suatu ketika saya bertanya kepada teman, namanya Kaoy, “Oy” panggil saya, “Kalau kamu berandai, apa yang kamu andaikan hari ini?” Si Kaoy menjawab, “Saya ingin jadi orang kaya.” “Kenapa?” “Kalau saya kaya, bisa mewujudkan setengah impianku.” Saya diam sejenak dan memikirkan kata-kata si Kaoy. |
|
|
Sabtu, 13 Desember 2008 |
|
Industri telekomunikasi seluler pada tahun 2008 masih menjanjikan pertumbuhan pada pendapatan dan pelanggan walau tidak sebaik sebelumnya. Pendapatan rata-rata dari tiap pelanggan (ARPU–”average revenue per user”) menurun, yang menyebabkan beberapa operator merevisi targetnya. Diawali tahun 2009 akan terjadi penurunan mutu pelanggan, jauh lebih buruk dibandingkan ketika seluler merupakan industri yang gemerlap. Makin banyak churn pelanggan—berpindah ke operator lain—selain selektif dan ”pelit” karena banyaknya tawaran ber- HP murah dari operator lain. |
|
|
|